Pelatihan Timor Leste di Indonesia

Ministério do Commércio e Industria República Democrática de Timor-Leste Bekerjasama dengan Technophoria Training Center Melaksanakan Pelatihan Digitalisasi dan Otomatisasi Proses Pengadaan melalui E-Procurement (Batch 1)

Kuta, Bali — Pada tanggal 24 – 29 November 2025 Ministério do Commércio e Industria (MCI) República Democrática de Timor-Leste bekerjasama dengan Technophoria Training Center melaksanakan Pelatihan “Digitalisasi dan Otomatisasi Proses Pengadaan melalui E-Procurement” sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas aparatur dalam mengelola proses pengadaan barang dan jasa secara modern, transparan, dan akuntabel. Pelatihan ini berlangsung selama enam hari dan diikuti oleh peserta dari berbagai unit kerja yang terlibat langsung dalam proses administrasi, perencanaan, dan pelaksanaan pengadaan pemerintah.

Kegiatan pelatihan ini diselenggarakan sebagai respon terhadap tuntutan pengelolaan pengadaan yang semakin kompleks di era digital, serta upaya pemerintah dalam memperkuat tata kelola dan akuntabilitas publik melalui penerapan sistem pengadaan elektronik yang terintegrasi. Dalam sambutannya, perwakilan dari Ministério do Commércio e Industria menekankan bahwa digitalisasi proses pengadaan merupakan prioritas penting untuk meningkatkan efisiensi, mengurangi risiko penyimpangan, mempercepat layanan, dan menghadirkan proses pengadaan yang lebih terbuka bagi semua pihak.

Pelatihan ini memberikan pemahaman komprehensif mengenai konsep digitalisasi pengadaan, kebijakan dan regulasi pengadaan elektronik, serta pemanfaatan teknologi dalam otomatisasi alur kerja pengadaan. Para peserta mendapatkan penjelasan mendalam mengenai peran sistem e-procurement dalam menjaga transparansi, audit trail, serta pengawasan internal yang semakin kuat. Selain materi teoritis, pelatihan ini juga memfokuskan pada penggunaan aplikasi e-procurement melalui sesi praktik langsung yang mencakup tahapan perencanaan (RUP), penyusunan dokumen pengadaan, proses pemilihan penyedia, evaluasi penawaran, simulasi tender, hingga penyusunan kontrak secara digital.

Technophoria Training Center sebagai mitra pelaksana menghadirkan fasilitator dan instruktur berpengalaman yang telah terlibat dalam pengembangan, implementasi, dan pendampingan sistem pengadaan elektronik di berbagai institusi pemerintah. Melalui pendekatan interaktif, studi kasus, dan diskusi kelompok, peserta diajak memahami kendala-kendala teknis yang sering terjadi di lapangan serta diberikan solusi untuk meningkatkan kemampuan operasional sistem ketika kembali ke unit kerja masing-masing.

Selama pelaksanaan pelatihan, terlihat peningkatan signifikan dalam antusiasme dan partisipasi peserta. Banyak peserta yang menyampaikan bahwa pelatihan ini memberikan wawasan baru sekaligus meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam mengoperasikan sistem pengadaan digital. Peserta juga menilai bahwa adanya praktik simulasi penuh membantu mereka memahami alur digital secara nyata dan lebih siap untuk mengimplementasikannya.

Melalui kegiatan ini, Ministério do Commércio e Industria menegaskan komitmennya untuk mendorong digitalisasi proses layanan publik, termasuk dalam bidang pengadaan barang dan jasa. Penggunaan e-procurement diharapkan dapat menjadi pondasi kuat bagi peningkatan tata kelola pemerintahan yang lebih bersih, efisien, dan profesional di seluruh instansi publik di Timor-Leste.

Kerjasama dengan Technophoria Training Center juga merupakan bagian dari upaya pemerintah Timor Leste memperluas akses pelatihan berkualitas bagi para pegawai, terutama dalam bidang transformasi digital. Pemerintah Timor Leste meyakini bahwa peningkatan kapasitas SDM merupakan faktor utama dalam kesuksesan implementasi berbagai kebijakan modernisasi layanan publik.

Dengan selesainya pelatihan ini, peserta diharapkan mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam tugas sehari-hari, serta menjadi penggerak perubahan menuju sistem pengadaan pemerintah yang modern, berintegritas, dan berbasis teknologi.

Ministério do Commércio e Industria berencana melanjutkan program-program peningkatan kapasitas serupa secara bertahap agar seluruh aparatur pemerintah dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta mampu mendorong percepatan reformasi birokrasi di Timor-Leste.